Menapaki Jalan Langit

  • Asdar Azis

    Adda merupakan nama panggilan di rumah dan orang-orang terdekat.Lahir dan dibesarkan di Sulawesi Selatan,Kuliah di Kota Makassar dan Bandung,Bekerja berpindah-pindah,saat ini tinggal di Kota Palembang,senang begadang dan minum kopi susu,senang tertawa,dan memiliki cita-cita yang tinggi

Archive for January, 2009

The Black Knight On the Road

Saturday, January 24th, 2009

 pulsar

Disclaimer : Postingan ini bukan promosi atau mencoba menjatuhkan suatu produk,apalagi bertujuan untuk Riya,hanya mencoba untuk membagi informasi bagi teman-teman yang berniat membeli suatu produk  sebagai bahan pertimbangan.

Sudah sekitar lima bulan,sa menggunakan BAJAJ PULSAR 200 CC DTS-i.Sebuah motor sport berwarna hitam yang telah menemani sa dan istri melewati jalan-jalan kota Palembang dan sekitarnya.Selama lima bulan ini berikut kesan sa :

  • Mesin : dari sisi mesin sa senang dengan tehnologi yang di usung oleh BAJAJ,dengan mesin 4 tak menggunakan sistem DTS-i,tenaga yang di hasilkan menurtut sa cukup besar dengan komsumsi bahan bakar yang cukup irit.Sebagai bahan pertimbangan 15 liter dapat di gunakan dalam 700 km yang berati kalao di konversi pemakaiannya adalah 1 liter berbanding dengan 43 kilometer itupun sa rasa masih bisa lebih dari itu berhubung setiap hari sa melewati beberapa titik kemacetan.Namun satu weak point dari sisi mesin adalah mengenai suhu mesin.berhubung di tempat kerja sa yang tidak memiliki pelindung kendaraan dari terik matahari,beberapa kali ketika sa akan menggunakan motor tersebut makan siang,di butuhkan sekitar dua sampai tiga menit untuk menstabilkan putaran mesin.kenapa sa katakan demikian karena sa membandingkan dengan motor type cruiser yang sejenis tidak memiliki masalah seperti itu.
  • Akselerasi : Mungkin seperti motor bermesin 4 tak lain,Akselerasi kendaraan dalam putaran RPM rendah terasa “kurang mengigit” namun pada RPM tinggi akselerasi kendaraan sangat baik.
  • Desain : dari sisi desain terus terang sa jatuh cinta dengan motor ini,body belakang dan desain lampu stop yang ber bentuk dua strip memberikan kesan kental motor sport begitu juga dengan tangki dan lampu depan membentuk satu harmonisasi yang apik.beberapa minggu yang lalu sa mencoba memasang fairing bawah namun rupanya agak sulit mencari fairing bawah yang sesuai mengingat ukuran mesin agak lebih besar dari motor sejenis.
  • Tangki : kapasitas tangki cukup besar dengan 15 liter + 3 liter cadangan (CMIIW).namun sa rasa untuk tangki sebesar itu memerlukan lapisan tangki sedikit lebih tebal.
  • Stater : karena motor ini mengusung tema motor sport,maka fungsi kick starter di hilangkan.ini membuat beberapa orang agak cenderung khawatir karena otomatis stater bergantung ke aki (electric stater)yang artinya kalao akinya habis perlu sedikit olahraga untuk menhidupkan mesin (baca:dorong hehehehe)
  • Dimensi dan berat : Kalo diperhatikan dari sisi dimensi motor ini lebih lebar dan tinggi dari pada motor sejenis.hal ini kadang membuat beberapa orang yang sa bonceng mengeluh karena agak kesulitan untuk naik,secara umum sa senang dengan body yang tinggi seperti ini selain enak di pakai melintasi daerah banjir juga resiko tersangkut di “polisi tidur” juga rendah (kalo polisi lalu lintas….belum tentu hehehehe).satu hal lagi bobot kendaraan ini cukup berat,diminggu pertama pemakaian tangan kanan sa pegel-pegel karena sering mengeser-geser motor ini (maklum jalannya sempit).
  • Brand : secara umum brand ini belum seterkenal brand-brand pabrikan jepang yang sudah ada.Pabrikan kendaraan ini berasal dari India dan dirakit sepenuhnya di sana.apalagi produsen nya BAJAJ yang selalu di identikkan dengan bajaj di ibukota yang beroda tiga.
  • Indikator : indikator yang keren.namun indikator untuk fuel (bahan bakar)rupanya agak sedikit ngaco.namun setelah panel fuel tank di bawah tangki si set ulang  problem ini teratasi.
  • Sadel : Sadelnya juga menganut tema motor sport yang di buat dua pieces dan menurut sa ini keren.namun untuk membukanya agak sulit  di tambah ruang dalam (untuk menyimpang jas hujang agak sempit)

Perlukah masang genset di rumah

Thursday, January 22nd, 2009

Dengan terjadinya krisis listrik akibat kebutuhan listrik yang meningkat namun tidak barengi dengan ketersediaan daya listrik.Salah satu cara yang di tempuh untuk mengurangi kebutuhan listrik yaitu dgn program penghematan listrik 17-22 yang banyak iklannya di TV.

Program itu dah banyak di dengung kan tapi secara aktual yang namanya listrik yang tiba-tiba padam sangat sering terjadi,saking seringnya bisa terjadi tiap hari.Kadang-kadang dengan sedikit beradab di beritahukan lewat media bahwa akan di lakukan pemadaman bergilir tapi sering juga listrik mati tiba-tiba tanpa pemberitahuan.Sepertinya parameter keberhasilan program ini bisa di lihat dari kondisi ini.

Sa sebagai Rakyat Jelata sangat membutuhkan listrik.Tetangga sa juga,om dan tante sa juga.semua orang lah.Nonton pertandingan bola tim favorit bisa jadi batal kalo listrik tiba-tiba padam.banyak usaha yang ngak bisa beroperasi kalo listrik padam.

Sebagi temporary solution,sa mengusulkan untuk menggunakan genset.Genset di sini adalah penyuplai power bila listrik padam tapi asal membeli genset bukan merupakan tindakan bijak.Genset terlalu besar dayanya bisa mengakibatkan pemborosan,terlalu kecil juga tanggung karena tetap aja beberapa alat listrik ndak bisa di pakai.

Bagaimana memilih genset :

  1. Hitunglah kebutuhan listrik yang akan di pergunakan,Misalnya :8 buah lampu 60 watt,AC 2 PK,TV,Radio,Kulkas.untuk memudahkan penjumlahannya semuanya di konversi ke dalam satuan yang sama.Kalau ngak mau repot lihat aja kapasitas daya listrik yang terpasang di rumah.
  2. Setelah kebutuhan listrik di ketahui maka ini lah saatnya untuk menentukan berapa besar daya genset yang di butuhkan.Misalnya kebutuhan listrik di rumah si Budi adalah 900 VA maka genset yang di butuhkan sekurang-kurangnya sama atau sedikit lebih besar dari 900 VA sebagai spare misalnya untuk mengantisipasi kalo-kalo ada teman yang datang nonton bola sambil bawa TV sendiri.
  3. Nah kalo gensetnya sudah ada maka untuk memfungsikan genset tenaga sekunder maka butuh sedikit instalasi pada sistem listriknya,perangkat yang di pasang di sini adalah switcher untuk mengaktifkan kapan daya listrik di pergunakan dan kapan dayanya menggunakan genset.Ada juga perangkat tambahan seperti alarm yang gunanya ngasih tau kalo listrik udah nyala lagi.Sebagai tambahan sebenarnya ada alat otomatis untuk melakukan fungsi ini tapi harganya agak mahal.
  4. Nah setelah instalasi selesai genset sudah dapat digunakan.
  5. Carilah genset yang menggunakan bahan bakar yang mudah di dapatkan di sekitar rumah,sebab ada genset yang menggunakan solar adapula yang menggunakan bensin.Kalo ada yang pake air itu lebih bagus lagi hehehehehe.
  6. Kalo bisa pilih genset yang “soundproff” biar suaranya tidak menganggu tetangga,kerabat,jiran dan handai tolan.Beberapa produsen genset sudah menyediakan tipe yang soundproff.
  7. Letakkan genset di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak-anak (kayak obat aja…)biar ngak di maling orang,kalau mau lebih aman letakkan saja di rumah sa (hehehehehehehe)
  8. Kalao mau menghasilkan uang,listriknya di jual ke tetangga.Hati- hati loh coz kalau ketahuan PLN bisa kena hukum coz setahu saya yang boleh jualan listrik ke masyarakat cuman PLN.

Supaya lebih familiar,berikut sa lampirkan gambarnya :

genset

( ini pict genset 9,5 Kva)

alarm

(alarm yang ngasih tau kalo listrik dah idup)

Photobucket

(switcher untuk mengatur kapan pakai listrik PLN atau genset)

instalasi

(sambungan dari MCB ke switcher..sayang kurang rapi)

Merokok

Thursday, January 22nd, 2009

Dengan ini saya menyatakan berhenti merokok….

Sa tidak bergurau,walaupun sa kadang menhisap 2 bungkus malboro sehari,namun sekarang saya akan berhenti.bukan karena disana di bungkusnya ada peringatan pemerintah kalo merokok bisa menyebabkan impontensi,buktinya kakek sa seorang perokok berat tapi anaknya bisa sampai enam.bukan karena harga rokok setiap tahun naik harganya,bukan karena rokok malboro sekarang dah ada edisi palsunya.

Sa berenti merokok karena dah 2 minggu lebih batuk.batuk yang aneh karena kumat kalo sa sedang lapar atau haus.entah apa hubungannya batuk dengan makanan…..

pikiran nakal saya berkata,saya seharusnya bukan berhenti merokok tapi berhenti membeli rokok karena di antara semua jenis rokok ,rokok yang paling nikmat adalah rokok gratis,begitu nikmat dibakar dan begitu nikmat di isap.hehehehe (just kidding)

sa akan berehenti merokok …..tapi……. ngak janji ya……hehehehehe