Arya … welcome to the world
Kamis,12 March 09,
Semalaman Nia tidurnya gelisah,Subuh sekitar jam 4 Nia mengalami pendarahan walaupun hanya sedikit.Kami segera menuju ke rumah sakit yang berjarak hanya sekitar 10 menit dgn motor dari rumah.Subuh itu ternyata ada ibu juga yang akan melahirkan.Setelah di cek ternyata Nia udah bukaan satu.berdasarkan buku yang sa baca kemungkinan melahirkan masih lama sehingga sa memutuskan agar Nia pulang aja dulu.Paginya telpon mamak (ibu mertua) untuk datang sebelum sa berangkat kerja.
Jumat,13 March 09,
Pagi jam 7,kembali terjadi pendarahan di sertai rasa nyeri setiap setengah jam.Sa kembali membawa Nia ke rumah sakit ternyata dah Bukaan dua.Nia memang kuat,sakit-sakit gitu dia masih sanggup naek motor.Prediksi mamak kemungkinan melahirkan malam.Kami berdua memutuskan untuk tinggal saja.Nia masuk ke ruang perawatan Brown Ruby rumah sakit Azzahra Palembang.
Dokter menyarankan agar banyak berjalan biar bukaanya cepat.Jam 11 sa jemput mamak di rumah karena mo jumatan.
Maghrib setelah mengantar mamak pulang.Nia mulai merasakan nyeri setiap 10 menit sekali.Setiap sejam sekali di lakukan pemeriksaan detik jantung bayi dan pembukaan.Jam 10 malam,Nyeri mulai semakin sering.
Sabtu,14 March 09,
Jam dah lewat 12 malam.setengah jam kemudian sa mengecek ternyata air ketuban dah pecah.sa memanggil suster untuk memeriksa ternyata waktu melahirkan dah dekat.Sa kemudian di pesan untuk menyiapkan hal-hal yang di perlukan.Nia turun ke ruang operasi lewat lift karena kamar ruang perawatan kami di lantai 3.
Proses melahirkan dah dekat.Nia tampak tegang.sa terus memberikan semangat.Nia sudah hampir kehabisan tenaga akhirnya bayinya di vakum untuk membantu proses kelahiran dan akhirnya tepat jam 1.00 bayi kami lahir dengan berat 3,4 kg dgn panjang 67 cm.
Sesuai dengan nama yang telah kami siapkan (hasil USGnya: cowo) maka Bayinya kami beri nama “ARYA IBRAHIM AZIS”. Arya adalah singkatan nama sa dan Nia,Ibrahim adalah doa agar kelak anak kami mampu meneladani nabi Ibrahim dan Azis adalah nama dari kakeknya yang juga berarti perkasa).
Sa kemudian mengumandankan adzan di telinga kanannya,Iqomah di telinga kirinya dan membaca surah Al- Alaq ayat 1-5 di ubun-ubunnya (sesuai pesan dari mamak -Ibunda sa)
Jam 5 pagi,Nia udah kembali ke ruang perawatan.Darah yang keluar cukup banyak tapi Nia masih bisa tersenyum.Mamak (ibunda sa) menelpon dari Makassar menanyakan keadaan Nia.
Jam 7 pagi,Arya di antar untuk mendapatkan ASI pertama.Sa kemudian mencuci tali pusar dan “temuni” Arya serta bekas-bekas darah semalam.
Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar.
Arya Ibrahim Azis
Tetap senyum setelah melahirkan
Nia Di ruang perawatan
ID Arya dan Bundanya
Arya umur 3 hari.








March 23rd, 2009 at 11:03 am
wah rambutnya mirip ayahnya..