Catatan di tapal batas

Mari menulis lagi resolusi tahun baru yang merupakan resolusi tahun sebelumnya, yang telah di tuliskan di tahun sebelumnya lagi dan telah di fikirkan tahun-tahun sebelumnya lagi.

Tahun 1985, Freddie Mercury (vocalist Queen) merilis album Solo “Mr. Bad Guy “. Album ini dibuat di masa-masa Queen sedang “hiatus” rekaman.Di dalamnya ada 11 lagu yang di tulis oleh Freddy sendiri. Saya langsung jatuh cinta ketika pertama kali mendengarkan lagu “ Love me like there’s no tomorrow “ . Lagu ini berada di side dua dan merupakan lagu terakhir. Bagi pengguna kaset di tahun 80-90an pasti tahu betul. Setelah mendengarkan lagu andalan yang biasanya lagu pertama di kaset maka kaset tinggal di balik untuk mendengarkan lagu terakhir.

 

Apa hubungannya lagu ini dan tahun baru ?. Biarkan saya menyimpannya di akhir tulisan.

Tahun kembali berganti dan orang-orang kembali membangun asa untuk kehidupan yang lebih baik di tahun ini. Tahun baru memang identik dengan resolusi. Resolusi baru yang merupakan resolusi tahun sebelumnya, yang telah di tuliskan di tahun sebelumnya lagi dan telah di fikirkan tahun-tahun sebelumnya lagi. Hidup memang kadang berjalan stagnant, jadi buat apa sok-sok an menulis resolusi. Cukup sudah ruang untuk sinisme. saya pribadi percaya masih ada orang-orang yang mampu menjaga semangat, memupuk asa, senantiasa menjaga konsistensi agar resolusi tahunan bisa tercapai.

Lalu mau apa di tahun ini?

Yang jelas tahun ini untuk pertama kalinya saya menuliskan resolusi tahun baru.Tak pernah dituliskan di tahun –tahun sebelumnya, cukup dingat dan kemudian dilupakan keesokan harinya, sisanya cukup membiarkan hidup berjalan apa adanya saja. Tidak ada jaminan juga bahwa dengan menuliskan resolusi semuanya akan berjalan sesuai rencana. Tapi setidaknya dengan memiliki resolusi akan ada pengingat bahwa ada hal-hal yang harus di capai di tahun ini.

Tahun ini komitmennya akan rajin menulis. Di blog atau dimana saja. Tidak peduli ada yang baca atau tidak. Walau blog tidak seseksi lagi tahun-tahun sebelumnya tapi selalu saja ada orang-orang yang menyempil membaca blog ini. Hanya membaca atau sekedar meninggalkan komentar.

Tak mudah menjaga konsistensi untuk tetap berolahraga.Siapa bilang mudah untuk bangun dipagi yang dingin dan lari pagi di saat sebagian besar orang memilih untuk mencari kehangatan dibalik selimut masing-masing. Hari ini saya melakukan untuk tetap sehat. Walau di masa kecil , saya bukan jago dalam mata pelajaran olahraga. Jarang  masuk dalam tim olahraga sekolah. Berada di barisan belakang dalam atletik. Payah dalam bermain volley, basket maupun tennis meja.Masa lalu biarlah menjadi bagian dari masa lalu.

Semoga kerjaan di tahun ini lebih baik lagi biar bisa mendukung resolusi-resolusi lain dari sisi finance (hehehehehe..)

dan akhirnya ..

Selamat Tahun baru semua….

Trus apa hubungannya dengan lagu diatas. Hampir tidak ada hubungannya.

Kecuali lagu ini saya putar berkali-kali untuk menemani menyelesaikan pekerjaan di akhir tahun ini. Salam…

 

One Response - Add Comment

Reply