Menapaki Jalan Langit

  • Asdar Azis

    Adda merupakan nama panggilan di rumah dan orang-orang terdekat.Lahir dan dibesarkan di Sulawesi Selatan,Kuliah di Kota Makassar dan Bandung,Bekerja berpindah-pindah,saat ini tinggal di Kota Palembang,senang begadang dan minum kopi susu,senang tertawa,dan memiliki cita-cita yang tinggi

Archive for the ‘Applied Engineering’ Category

Masih perlukah kita membangun tower ?

Wednesday, January 21st, 2009

Seiring perkembangan waktu,populasi tower pun semakin banyak.Kalo tidak percaya cobalah naik ke atap sebuah gedung yang cukup tinggi di daerah kota dan perhatikan sekeliling.Mudah-mudahan apa yang sa lihat dan terpikir sama dengan yang di pikirkan pembaca postingan ini.

Pada saat awal sa bekerja di dunia telekomunikasi,sa bekerja membuat desain site-site yang telah selesai di kerjakan beserta dengan link-link jaringannya.Dari situ sa tahu bahwa jarak antara satu site dengan site lain bervariasi tergantung dari jenis antena dan obstacle (halangan) yang ada.Kalau sa menghitung secara kasar,di Jakarta saja dalam satu kilometer terdapat satu atau dua Site.itu baru satu operator..kalikan saja dengan berapa banyak operator yang sekarang ada.hasilnya sa yakin banyak,wajar saja kalo PEMDA DKI menyetop/mepersulit keluarnya ijin dari pendirian tower.

Kontras dengan keadaan di Jakarta,sebuah pengalaman sa ketika datang ke sebuah pelosok Sumatera.Beberapa orang penduduk di tiga desa terpencil mendatangi atau lebih tepatnya memohon agar di desa mereka juga di buatkan tower telekomunikasi.warga desa tersebut mengalami kesulitan untuk berhubungan dengan dunia luar termasuk dengan keluarga mereka yang tinggal di luar kampung .Berhubung kapasitas sa bukan sebagai orang yang menentukan dimana tower harus di bangun,maka sa hanya bisa memberikan jawaban seperlunya saja.

Tower merupakan sarana/alat /media pemasangan perangkat yang memungkinkan jaringan telekomunikasi saling terkoneksi melalui udara dan di saat yang sama tower juga merupakan sarana /alat / media pemasangan perangkat yang berguna memancarkan signal ke Gadget para pengguna.

Dengan keadaan geografis yang sangat bervariasi maka tower di butuhkan untuk mencover daerah-daerah blank spot agar penyebaran signal dapat di lakukan secara baik dan merata.Tentu saja hal ini dengan sendirinya akan membutuhkan jumalah tower yang tidak sedikit.

Dalam beberapa hal memang kita harus menentukan pilihan…..

Jangan membuat tower terpuntir

Monday, January 19th, 2009

Kali ini sa akan membahas satu hal yang sering terjadi di dalam proses konstruksi tower telekomunikasi.

Dalam beberapa problem yang terjadi di lapangan,sering kali dalam proses erection(erection =pemasangan profil baja tower,kalao dalam istilah kesehatan lain lagi artinya…biasanya yang sudah dewasa dah ngerti…) mengalami kendala karena profil baja tidak pas posisinya dgn lubang-lubang baut bahkan dalam beberapa kondisi profil tidak bisa di pasang sama sekali karena profilnya terlalu jauh dari lubang baut.

Sejatinya semua profil dan baut itu pas dalam artian semua lubang dan panjangnya sudah di ukur namanya juga dalam satu rangkain.Tapi kalau baru sampai section ke dua (ketinggian sekitar 10 m) bautnya dah kesulitan di pasang,maka jangan heran kalo mas-mas erectror-nya bakalan butuh tenaga extra untuk memasang profil di atasnya,bahkan kadang terpaksa menyerah karena profilnya tidak bisa di pasang lagi.

Kadang-kadang karena di kejar progress,pemasangan terus di lakukan tapi jangan heran kalau hasil akhirnya tower akan terpuntir/terputar.hal ini terjadi karena profil baja yang terpasang akan saling tarik menarik.Tower yang terpuntir selain tidak acceptable juga membahayakan.

sebelum hal itu terjadi,ada baiknya ketika profil sudah susah terpasang sebaiknya posisi kaki dari tower di cek terlebih dahulu apakah benar-benar sudah lurus dan simetris bahkan biasanya hal itu terjadi karena posisi dari pedestal memang tidak simetris.

Hal ini bisa di cegah dengan penyettingan angkur yang baik benar.sebelum proses pemasangan ukurlah kembali template apakah ukurannya sesuai dengan drawing.

Tower yang memerlukan perhatian khusus biasanya tower berkaki 4.Kenapa demikian karena legnya harus benar-benar terpasang bujur sangkar yang simetris.Ingat Bujur Sangkar…Bukan Jajarang Genjang apa lagi layang-layang.Terkadang karena kurang teliti ada yang membuat jajaran genjang,hal ini perlu di perhatikan karena di dalam pekerjaan pondasi perbedaan ini tidak terlihat signifikan.

bagaimana caranya?gampang saja.Keep it simple…keep it works..Cari tali tambang trus potong/tandai ukuran sesuai jarak centre to centre tower.Periksa setiap sisi.Kalau ada yang ke panjangan atau kependekan itu artinya kita tidak sedang membuat bujur sangkar tapi jajarang genjang.

Oke selamat mencoba…dan jangan sampai pondasinya di bongkar karena towernya terpuntir…. hehehehe

Kuncinya untuk mencegah hal ini adalah ketelitian dalam pengecoran pedestal pondasi.