Menapaki Jalan Langit

  • Asdar Azis

    Adda merupakan nama panggilan di rumah dan orang-orang terdekat.Lahir dan dibesarkan di Sulawesi Selatan,Kuliah di Kota Makassar dan Bandung,Bekerja berpindah-pindah,saat ini tinggal di Kota Palembang,senang begadang dan minum kopi susu,senang tertawa,dan memiliki cita-cita yang tinggi

Archive for the ‘Opini’ Category

Seribu Tiang Seribu kenangan di Tengah kota Jambi

Friday, April 17th, 2009

Minggu ini sa mendapatkan tugas yang mendadak di Jambi.Di akhir perjalanan sa menyempatkan diri untuk singgah di sebuah Masjid yang terkenal di kota Jambi.Masjid ini adalah Masjid Agung Al Falah atau yang biasa di sebut sebagai masjid seribu tiang.

Sebenarnya tiang masjid ini bukan seribu namun hanya 256 saja.Di bangun tanpa dinding dan pintu kecuali dinding bagian depan di padukan dengan tiang-tiang yang terbuat dari tembaga dan kuningan serta ukiran-ukiran yang cantik membuat Masjid ini menjadi unik dan menarik.

Photobucket

Menara Masjid Agung Al Falah Membelah langit kota Jambi

Photobucket

Loh pintu sama dindingnya mana ya ????

Photobucket

Tiang Masjid yang terbuat dari kuningan…kayak emas ya..

Photobucket

Tiang dari kuningan dibuat mengelilingi kubah

Photobucket

Lampu Gantung besar di tengah Masjid

Photobucket

Tiang dan dinding depan yang berukir

Photobucket

Ibu-ibu lagi pengajian

Photobucket

Ini neeh Ukiran dan Kaligrafi dari kuningannya

Photobucket

Wow bagus banget ya

Cerita seputar Songket Palembang

Saturday, April 11th, 2009

Sa baru tau kalo songket palembang itu punya motif yang berbeda dan nama yang berbeda pula.Maklum sa kan orang bugis yang kebetulan tinggal dan beristri orang palembang hehehehehehehe wajar saja kalo kurang ngerti.Dalam acara Kick Andy 5 Desember 2008 Sultan Iskandar Mahmud Badarudin sempat menyinggung tentang motif songket dan peruntukan motif-motif songket walau hanya sekilas.

Sa sempat di ajarin sama teman untuk membedakan yang mana songket yang bagus dan mana songket yang kurang bagus.Songket yang bagus menurut teman sa secara teori adalah songket yang susunan benangnya halus, rapi dan rapat.Kalo dalam prakteknya seeh untuk pemula harus ngelihat contoh songket yang bagus dan kurang bagus dulu baru tau di mana letak perbedaaannya.

Harga songket juga bervariasi. Dari yang murah sampai yang bisa bikin orang pingsan(ahhh sepertinya penjelasan teman sa agak berlebihan).Kebetulan sa pernah ke sentra penrajin songket bersama teman yang paham dgn seluk beluk persongketan. kalo disana seeh  harganya mulai dari 700rb-an sampai songket yang berharga berjeti-jeti.

Sedikit cerita unik tentang nyokap,waktu itu sa pernah mengirimkan/menghadiahkan untuk nyokap sepasang kain songket  (biasanya sepasang songket terdiri dari satu kain yang berbentuk sarung dan satu selendang).songketnya seeh yang tengah-tengah  bukan yang mahal banget dan bukan yang murah banget.Karena ketidak tahuan nyokap menggunakan songket (kesalahan sa juga seeh ngak ngasih tau) maka songket itu di sulap ujung atasnya menjadi rok panjang.sa sempat tergeleng-geleng melihat kain songket berubahan rupa menjadi rok panjang.

Motif songket pun beragam.Konon jumlahnya ada puluhan.Berikut sebagian yang sa ketahui (source : www.songket-palembang.com)

Photobucket
Bungocino

lempus berakam
Lempusberakam

Nago betarung
Nagobetarong

biji pare
bijipare

bintang berante
bintangberante

bungo pacik
bongopacik

bungo kayu apuy
bungo kayu apuy

bungo intan
bungo intan

bungo jepang
bungo jepang

cantek manis cempuk
cantek manis cempuk

kanago makan ulet
kenago makan ulet

nampan perak
nampan perak

pulir
pulir

tabur limar
tabur limar

tigo negeri
tigo negeri

Ini kan cuman beberapa,aslinya seeh masih banyak lagi.

Oh iya postingan ini saya tutup dengan cara merawat songket.

  1. Jangan pernah mencuci songket pake mesin cuci atau di sikat apalagi di banting-banting kayak kalo  nyuci di pinggir sungai.Songket itu cukup hanya di angin-anginkan.
  2. Kain songket bagusnya di simpan dengan cara di gulung ke tabung paralon trus di lapisi dulu pake kertas roti atau kertas kopi.jangan sekali-kali pakai kertas koran.sebaiknya jangan di lipat apalagi kalo ngelipatnya kayak ngelipat kain pel.menurut teman gw benang emasnya bisa patah.
  3. Simpannya dalam lemari dalam posisi  berdiri atau miring (di pasar-pasar biasanya sa lihat ada yang jual box khusus untuk penyimpanan songket).Jangan di simpan di sembarang tempat karena bisa hilang hehehehehe.
  4. Sebaiknya lemari penyimpanan di lengkapi dgn menangkal rayap dan ngengat (banyak di jual di toko terdekat kok) atau kalo mau praktis pake butir-butir lada atau cengkeh.

otreh…selamat bersongket ria….

Solusi untuk Situ Gintung

Thursday, April 2nd, 2009

Masih dari kabar pagi TV-One,untuk situ gintung ada 3 buah solusi yang mungkin bisa di lakukan.

  1. Melakukan perbaikan Tanggul dengan konstruksi yang permanen
  2. Mengembalikan fungsi situ gintung sebagai daerah aliran sungai (DAS)
  3. Membangun bendungan-bendungan kecil dan sungai sungai kecil sebagai penyangga situ gintung.

Sa sebagai orang biasa hanya berharap apapun opsi yang di pilih semoga itu yang terbaik dan semoga kehidupan di sana bisa kembali normal.