Cerita unik seputar Songket Palembang

Songket memang sangat identik dengan Palembang. Selain sebagai salah satu cindera mata khas dari kota pempek ini,songket juga merupakan perlengkapan khas untuk acara-acara  budaya yang ada di Palembang.Namun tahu kah anda bila kalau songket itu punya nama dan motif yang berbeda ?. Bukan cuma itu,Setiap songket memiliki ciri khas dan peruntukan masing-masing.

Songket adalah kain tenunan khas dari palembang yang biasanya bercorak cerah dan di lapisi sulaman dan tenunan benang-benang berwarna emas. Biasanya di pakai sebagai pelengkap mas kawin dalam acara adat palembang.Saya sebagai seseorang yang bukan orang palembang melihat songket ini adalah sesuatu yang keren.Selembar kain yang cerah dan sangat berkelas dan membuat yang memakainya terlihat unik dan glamor.

Seorang teman pernah berbagi tips untuk membedakan ciri dari songket yang bagus dan songket yang kurang bagus.Membedakan songket yang bagus dan tidak adalah pada susunan benangnya, kerapihan dan kerapatan dari tenunan songket itu sendiri.Faktor bahan terutama pada benang emas juga memegang peranan penting.Untuk songket yang berlapis emas murni tentunya memiliki kilauan yang berbeda dengan benang benang emas biasa.Faktor motif juga memiliki peranan utama,semakin tua dan unik motif songket tersebut maka semakin bagus songket tersebut terlihat.

Nah sekarang ke bagian yang terbaiknya. Berapa harga untuk seperangkat songket ?.Seperangkat songket biasanya terdiri dari kain sejenis sarung dan selendang.Harga songket bervariasi. Dari yang murah sampai yang bisa bikin orang pingsan(ahhh sepertinya penjelasan teman sa agak berlebihan).Motif,bahan dan kualitas songket menentukan harganya.Songket yang paling murah biasanya seharga 600.000 rupiah dan yang mahal bisa berharga puluhan juta rupiah.

Motif songket pun beragam.Konon jumlahnya ada puluhan. (source : www.songket-palembang.com)

Photobucket
Bungocino

lempus berakam
Lempusberakam

Nago betarung
Nagobetarong

biji pare
bijipare

bintang berante
bintangberante

bungo pacik
bongopacik

bungo kayu apuy
bungo kayu apuy

bungo intan
bungo intan

bungo jepang
bungo jepang

cantek manis cempuk
cantek manis cempuk

kanago makan ulet
kenago makan ulet

nampan perak
nampan perak

pulir
pulir

tabur limar
tabur limar

tigo negeri
tigo negeri

Ini kan cuman beberapa,aslinya seeh masih banyak lagi.

Oh iya postingan ini saya tutup dengan cara merawat songket.

  1. Jangan pernah mencuci songket pake mesin cuci atau di sikat apalagi di banting-banting kayak kalo  nyuci di pinggir sungai.Songket itu cukup hanya di angin-anginkan.
  2. Kain songket bagusnya di simpan dengan cara di gulung ke tabung paralon trus di lapisi dulu pake kertas roti atau kertas kopi.jangan sekali-kali pakai kertas koran.sebaiknya jangan di lipat apalagi kalo ngelipatnya kayak ngelipat kain pel.menurut teman saya benang emasnya bisa patah.
  3. Simpannya dalam lemari dalam posisi  berdiri atau miring (di pasar-pasar biasanya saya lihat ada yang jual box khusus untuk penyimpanan songket).Jangan di simpan di sembarang tempat karena bisa hilang hehehehehe.
  4. Sebaiknya lemari penyimpanan di lengkapi dgn menangkal rayap dan ngengat (banyak di jual di toko terdekat kok) atau kalo mau praktis pake butir-butir lada atau cengkeh.

otreh…selamat bersongket ria….

5 Comments - Add Comment

Reply