Letup-letup larutan kimia di laboratorium Rahmah

Apa jadinya kalo blog seorang wanita berjilbab yang anggun direview oleh empunya blog yang “urakan“. Saran yang pertama : bacalah sampai tuntas dan jangan mengambil kesimpulan terlalu dini. Apalagi yang di review adalah blog yang punya sederet prestasi. Karena mereview blog dengan sederet penghargaan itu ngeri-ngeri sedap. Dibilang bagus dikira menjilat,dibilang jelek disangka iri. serba salah pokoknya.

Dua minggu lalu ketika blog urakan ini di review oleh seorang ibu-ibu berjilab. beliau sempat sedikit shock melihat foto setengah nude yang menjadi background image. Hari ini empunya blog urakan itu dapat tugas bikin review blog ibu -ibu berjilbab pulak. Mudah-mudahan bahasanya bisa santun dan pas.Karena hidup terkadang butuh variasi.

Hari ini saya akan mereview sebuah yaitu : http://chemistrahmah.com/

Memiliki domain sendiri itu sebelas duabelas dengan memelihara kambing. Dia harus diurus, butuh biaya dan beberapa pengetahuan teknikal terkait masalah blog yang kekinian. Belum lagi masalah konten yang harus terus diupdate. Themes butuh diganti biara tidak bosan. Singkatnya  punya domain sendiri itu butuh sedikit lebih “berkeringat” .Dari segi materi dan content pastinya.

Kesan yang muncul ketika pertama kali membaca nama domainnya adalah kita akan dibawa ke dalam laboratorium kimia dimana dindingnya penuh dengan coretan persamaan dan deretan labu elemenyer yang berisi cairan berwarna warni dan mengepulkan asap.Namun ketika browser membawa kita ke halaman indexnya maka warna pink langsung mendominasi.  Ketika saya mengetik tulisan ini udara sedang panas sehingga membuat saya membayangkan kombinasi sirup DHT,susu kental manis dan es serut.

Pilihan warna blognya sangat perempuan.

Deretan penghargaan langsung  terpampang di bar samping blog.Hal ini mendorong saya mengecek rank blog ini di om Alexa. Sayangnya tak banyak  informasi yang saya dapatkan selain dominasi pencarian yang mampir dari keyword “mukena distro”.Ibarat rumah , blog ini didesain minimalis. Sangat sinkron dengan desain-desaian kekinian yang lebih banyak di dominasi oleh desain clean look.

Selera orang memang beda. Karena keseharian saya terus terang setiap hari harus menganilisasi berbagai data maka kecendrungan saya adalah membaca tulisan-tulisan yang ringan dengan metafora-metafora yang tidak terlalu berat. Dengan gaya penulisan yang cenderung simple, saya menyukai beberapa tulisan di blog ini. Namun di beberapa posting menurut saya ,dengan kemampuan penulisan yang dimiliki oleh empunya blog seharusnya bisa di eksplorasi lebih dalam lagi.

Mengunjugi blog ini seperi masuk ke perpustakaan yang memiliki banyak buku. Namun menurut saya pembagian kategorinya terlalu banyak. Seperti masuk ke sebuah restoran dan tiba-tiba di kasi daftar menu yang isinya 50 halaman. apa coba? jadinya bingung mau makan apa.Kalo daftar menu ini bisa lebih lebih simple lagi tentunya akan lebih ciamik lagi.

Dari panjang pendek tulisan diatas saya cuman mau bilang . SAYA IRI.. yup betul tidak salah ketik.Saya iri dengan konsistensi menulis empunya blog.Saya iri dengan luas pengetahuan yang dimiliki empunya blog. Namun satu hal. Saya tidak iri dengan warna pink itu. Karena merubah blog saya dengan warna pink bisa membuat saya dikirimi memE AYAH KASI WARNA PINKKA JUGA

catatan:

tadinya sAya membuat meme bergambAr lelaki berkumis berpakaian seksi warna pink bertuliskan tulisan diatas namun karena sesuatu hal akhirnya saya hapus.

 

2 Comments - Add Comment

Reply