Remah – Remah dari yang Yang Kawin di Jalanan Kota

Pada Jawa Shimbun terbitan 20 Januari 1943 menyebut becak diperkenalkan dari Makassar ke Batavia Akhir 1930-an. Disebutkan juga dalam catatan berjudul “Pen to Kamera” terbitan 1937 itu disebutkan, becak ditemukan orang Jepang yang tinggal di Makassar, bernama Seiko-san yang memiliki toko sepeda. Karena penjualan seret, pemiliknya memutar otak agar tumpukan sepeda yang tak terjual bisa dikurangi. Dia membuat kendaraan roda tiga, dan terciptalah becak.

Replika Becak Makassar di Pantai Losari

Replika Becak Makassar di Pantai Losari

Bagaimana becak hari ini di Kota Makassar sebagai kota yang dalam catatan sejarah merupakan tempat awal adanya becak di Indonesia?

Di tangan saya terdapat brosur penjualan sepeda motor. Mata saya terbelalak melihat bahwa hanya dengan bermodalkan dengan 500 ribu motor sudah dapat dibawa pulang. Tak dapat di pungkiri bahwa dengan semakin banyaknya perusahaan pembiyaan berpengaruh secara signifikan dengan penjualan sepeda motor.

Hal ini berimbas pada eksistensi becak sebagai alat transportasi. Sebagian kecil masih beroperasi dalam kawasan tertentu di dalam kota.

Secara umum becak sudah mulai tersisih dikarenakan ruang geraknya yang terbatas.Wilayah kota semakin luas dan becak memiliki keterbatasan untuk menjangkaunya. Tapi dimana ada kemauan disitu ada jalan. Tidak lama kemudian sebagian becak pun bermetamorfosa dan melakukan perkawinan dengan motor. Jadilah kemudian hasil perkawinan ini disebut dengan Bentor.

Desain Bentor (source: interseksi.org)

Desain Bentor (source: interseksi.org)

Bentor tetap mempertahankan bentuk dengan bagian depan seperti becak. Berpenumpang dua orang dan dilengkapi dengan dua ban.Bagian penggerak utamalah yang berganti dari tenaga manusia menjadi tenaga mesin. Hal ini menuntut bagian modifikasi dari motor. Walhasil bagian setir terpaksa “diamputasi” berganti bagian depan becak.

Namun desain ini ternyata meninggalkan celah :

Sejujurnya menurut saya desain ini cukup membahayakan penumpang bentor. Motor-motor yang menjadi penggerak bentor ini adalah mesin-mesin yang didesain mampu bergerak dengan kecepatan diatas 100 km/jam. Sangat berbeda dengan becak yang dulunya digerakkan dengan tenaga manusia yang kecepatannya hanya berkisar 10 -20 km/jam. Bila terjadi kecelakaan tentu penumpang yang berada di bagian depan tentulah akan mengalami benturan paling keras.

becak-motor-makassar (source: tribun news)

becak-motor-makassar (source: tribun news)

Bagaimana dengan berbelok: bila bentor berbelok dengan sudut sempit disertai dengan kecepatan yang tinggi, maka momentum akan membuat ban pada sudut terluar akan terangkat .Dengan desain yang memiliki tingkat stabilitas yang rendah maka bentor akan gampang terbalik.

Patut menjadi pertimbangan juga adalah visibilitas / pandangan ke jalan pengemudi bentor yang hanya “mengintip “ dari celah kursi dan atap bentor.Tingkat kesulitannya lebih tinggi bila penumpangnya bertubuh tinggi.

Bentor (source:kompas.com)

Bentor (source:kompas.com)

Namun tak dapat dipungkiri bentor telah mendapat tempat dihati masyarakat. Kemudahannya menjangkau area yang tidak dapat dijangkau oleh angkutan kota sert kemampuannya untuk mengangkut lebih banyak barang di banding motor juga menjadi faktor bentor lebih disukai. Kemampuan bentor menjangkau lorong-lorong kecil juga menjadi pertimbangan.

Keluarga saya di rumah memiliki bentor langganan. Karena sudah kenal dan akrab maka setiap kali membutuhkan jasa bentor maka tinggal telpon dan bentor langganan pun segera meluncur ke rumah. Banyak orang tua yang memiliki anak yang bersekolah cukup jauh dan bentor cukup mengurangi beban untuk mengantarkan anak ke sekolah setiap harinya.

Semua tercipta karena sudah adanya rasa percaya antara penumpang dengan pengemudi bentor.

Tapi tidak semua pengemudi bentor seperti itu. Sekali waktu pernah juga saya mendapat pengemudi bentor yang ugal-ugalan. Saya tidak dapat menyembukan wajah cemas  sambil sekali-kali mengingat anekdot seorang kawan.

“Hanya Tuhan dan pengemudi bentor yang tahu kapan bentor ini akan berbelok dan yang tahu kapan bentor ini akan berhenti cuma dirinya dan Tuhan”

Kebanyakan bentor memiliki aksesoris yang bagus. Mulai dari jok yang dibuat senyaman jok mobil sampai dengan hiburan music yang diperdengarkan dari sound system yang berukuran besar.Akan lebih menyenangkan lagi jika selera music anda adalah dangdut koplo.

Sayangnya belum ada patokan yang jelas tantang tarif bentor. Semuanya masih tergantung situasi dan mood si pengemudi bentor

Demo Bentor ( source: antara foto)

Demo Bentor ( source: antara foto)

Bagaimana sebaiknya desain bentor?

Sebaiknya kita bisa memulai memikirkan bentuk modifikasi bentor yang lebih aman. Bukan hanya bagi penumpang tapi juga buat pengemudi bentor. Perubahan desain bentor yang syarat dengan pertimbangan ergonomi, keamanan dan keselamatan. Mungkin akan lebih aman jika posisi penumpang didorong (penumpang di depan) menjadi posisi penumpang ditarik (penumpang di belakang) atau posisi penumpang disamping seperti halnya di daerah-daerah lain di Indonesia.

Hal ini perlu mulai menjadi pertimbangan sebelum nantinya ada kecelakaan serius akibat bentor.Dengan desain yang lebih baik, bukan tidak mungkin bentor tidak hanya menjadi jawaban dari solusi transportasi namun bentor juga bisa menjadi ikon pariwisata kota.

Sementara itu jangan sungkan untuk berucap ke pengemudi bentor yang akan kita naiki dengan :

“Pelan-Pelan maki saja – daeng”

Reply