SMS dan Telepon yang menjengkelkan

Karena kebutuhan mengiklankan sebuah barang akhirnya saya mengikhlaskan  nomer telepon saya terpampang di dua buah koran lokal.Konsekuensinya saya banyak menerima telepon dan sms dari nomer yang tidak di kenal. Sebagian adalah tipikal orang-orang yang serius.Mereka bertanya spesifikasi,harga,angsuran dan segala macam hal yang berhubungan dengan barang yang di iklankan.Setelah itu mereka berjanji akan datang melihat barang tersebut secara langsung.Ada yang datang dan ada yang tidak datang.

Sisi buruknya, SMS dan telpon yang ngak penting banget pun bermunculan.Mulai dari yang iseng,curhat sampai yang mau nipu. Terus terang saya agak gerah sama hal ini.

Ada baiknya mengenali ciri dari SMS dan Telepon yang menjengkelkan ini supaya terhindar dari bahaya-bahaya yang mungkin di timbulkannya setidaknya buat anda yang bernasib sama seperti saya.

Sudah lihat dan merasa cocok

Dua kata di atas adalah kata kunci dari sms menjengkelkan ini.Format lengkapnya biasanya seperti ini :

Maaf,saya XXXX sudah lihat dan merasa cocok dengan rumah/mobil/produk * anda.Untuk transaksi dan negosiasi silahkan hubungi ayah/suami /mertua* saya, YYYY di nomer telepon 08xxxxxxxx. terima kasih

* = coret yang tidak perlu

Dalam sehari saya bisa menerima sampai delapan SMS seperti ini.Format SMS-nya biasanya sama yang di ganti cuman namanya saja.mungkin karena si penipunya ngak kreatif dan kehabisan ide untuk buat kata-kata yang lebih meyakinkan.Biasanya kalo kita menelepon ke nomer tersebut diarahkan untuk melakukan transaksi dan ujung- ujungnya bukan kita sebagai penjual yang menerima pembayaran tapi malah mentransfer uang ke penipunya.

silahkan di googling untuk membaca detail kisah orang-orang yang pernah tertipu dengan modus seperti ini.

Bagaimana mengenalinya ? biasanya ini terjadi untuk rumah yang tidak di tinggali oleh pemiliknya.logika sederhananya saja bagaimana mungkin orang tertarik untuk membeli dengan hanya melihat dari jauh saja.usahakan untuk bertemu si pembeli apalagi kalo nilai transaksinya  besar.

Transaksi di jam yang tidak wajar

Saya sering kali menerima telepon di seputaran jam 10 malam.Kondisi normal untuk beristirahat dan lingkungan perumahan juga sudah mulai sepi.Biasanya sang calon konsumen memaksa akan datang melihat barang yang akan di jual pada jam tersebut. Hey… ini sungguh tidak masuk akal menurut ukuran saya. Mau beli barang atau mau ngerampok ?

Broker yang super aktif.

Biasanya datang dari broker property bagi yang menjual properti dan showroom mobil bagi yang jualan mobil.Si broker property biasanya akan tanya-tanya dan mengaku punya konsumen yang mencari rumah seperti yang diinginkan. Kemudian akan di akhiri dengan kata-kata  “fee untuk saya berapa pak ?.”

Untuk yang showroom biasanya akan ngomong seperti ini : ” pak, silahkan bawa mobilnya ke showroom saya yang beralamat di xxxx nanti akan saya cek kondisinya”

Hellowwww….logikanya kalau saya sudah rela membayar sejumlah uang untuk mengiklankan sebuah barang melalui media.Tentunya opsi untuk menggunakan jasa broker bukan opsi yang saya pilih.menjual melalui broker dan showroom dalam kondisi ini berarti saya harus bekerja dua kali untuk menjual barang tersebut dan tentunya akan ada pembagian dari nilai dari hasil penjualan nantinya.

Isiin pulsa dong

kalau yang ini seeh sudah trend banget sampe ada provider telekomunikasi yang bikin iklan yang terinspirasi dari fenomena ini.biasanya mengaku sebgai bapak,ibu,kakak,suami atau istri yang meminta untuk diiskan pulsa ke nomernya yang baru .Tidak bisa di hubungi karena ada masalah atau lagi di kantor polisi.

Manusia-manusia iseng dan putus asa.

Ini contoh dari beberapa SMS yang masuk dalam kategori ini :

“Aku mia gadis 25 tahun .Mau di jual berapa seeh mobil/rumahnya ? telepon aku dong kalo kamu bujang”

( emang ini kontak jodoh ya…)

“Gak ada lagi yang peduli dengan aku,kalo kamu peduli telepon aku dong ”

( Mau curhat yaaa…)

” Aksi xxxx yang di lakukan oleh kelompok xxxx kemarin bukan lah ba..bla..bla”

(penyebar berita lewat sms..)

Layanan iklan yang marathon.

memang tidak ada salahnya provider atau seseorang menginfokan layanan dan produk yang di milikinya.Siapa tau besok lusa memang butuh layanan seperti ini.Layanan yang di tawarkan seeh macam-macam. Ada RBT lah,Pulsa,bisnis modal dengkul lah sampai ke layanan bersihin AC,sedot WC,reparasi kulkas bahkan tukang las keliling.Orang indonesia memang senang dengan sesuatu yang mobile-mobile begitu. Tapi kalo menerima SMS seperti ini 10 menit sekali. jelas-jelas ini bikin BT.Apalagi kalo sampai menutupi sms-sms penting yang lain.wah gawat lah.

Setiap hal punya konsekuensi masing-masing tinggal bagaimana kita menerimanya.

7 Comments - Add Comment

Reply