The art of choice

Dari beberapa pengalaman,referensi,kisah sukses yang kita simak pilihan adalah sikap hidup yang menentukan kemana arah perjalanan seseorang.Pilihan adalah kompas bagi jiwa untuk mencapai sebuah visi yang terbayang di pelupuk mata.Setiap hari kita melakukan pilihan,mau lewat mana ketempat aktifivitas hari ini ? menu makan siapa ? atau siapa gadis yang yang sa akan ajak bermalam mingguan.Setiap hari kita melakukan pilihan baik itu besar atau kecil.

Memilih sebenarnya adalah hal yang gampang-gampang susah.kadang gampang karena konsekuensinya ngak berat tapi kadang susah kalo terlalu melibatkan banyak hal.

Memilih juga butuh konsistensi terhadap apa yang di pilih,contohnya kalo kita memilih akan ke Makassar kalo tidak konsisten bisa-bisa kita ngak sampai di makassar tapi kesasar di palembang.
 

Dalam sebuah perbincangan dengan bokap,Bokap yang seorang pegawai negeri lebih mendorong agar sa mengikuti jejaknya.Menurut beliau walaupun gaji pegawai negeri cenderung kecil namun setidaknya memiliki masa depan tidak seperti sa yang sekarang cuman kuli kontrak yang setiap kali kontrak habis mesti pusing apakah di perpanjang atau tidak.sa sebagai seseorang yang memilih untuk seperti yang ada sekarang(setidaknya untuk saat ini) karena memiliki visi,khayalan atau cita-cita menjadi pengusaha/interpreuner melihat keadaan sekarang waktu untuk belajar managemen yang baik.perkara nantinya berhasil atau tidak setidaknya sa sudah berusaha.ini adalah pilihan yang mebutuhkan konsistensi untuk fokus pada tujuan.

Seorang teman baik sa yang diam-diam mencintai teman kantornya.Namun tak kunjung jelas arahnya karena mungkin teman sa ini mungkin terlalu pemalu atau si gadis yang di taksirnya terlalu jual mahal.Baru kemudian mengetahui cintanya berbalas setelah melamar gadis lain.Dia membutuhkan konsisitensi pada pilihan yang di buatnya sekalipun itu berat.

Pilihan butuh konsistensi.Namun sayang konsistensi adalah sebuah kata yang gampang di ucapkan namun butuh perjuangan untuk di laksanakan.

seperti kata-kata seorang teman,”nahkoda ulung tidak lahir dari laut yang tenang..”,jadi tetap konsisten pada pilihan coy….

Reply