Jalan ibarat Catwalk dan OOTD adalah busananya

Lelaki seperti saya boleh saja berkilah bahwa kami bukan golongan yang mementingkan penampilan. Bahwa yang utama adalah kualitas otak, tindakan dan perilaku. Tapi hidup di country berflower alias negara berkembang era 4.0 punya tuntutan hidup yang tidak tertulis. Semenjak datangnya era Instagram dan kroni-kroninya dan group whatsapp dengan segala macam turunannya, hidup menjadi tidak sesimpel dulu lagi. Bahkan ketidak-simplean tersebut sudah merambah ke segmen hobby. Yup!. Hobby. Mari kita bahas sebuah keribetan yang bernama OOTD yang merupakan singkatan dari Outfit of The Day.

Apa itu OOTD

OOTD atau Outfit of The Day adalah bahasa gaul dari istilah yang biasanya digunakan untuk unggahan foto pakaian yang sedang dipakai. Pada flatform Instagram dan Twitter hastag #OOTD merupakan hash atau tagar yang cukup populer. Istilah ini cukup populer bagi  para pecinta fashion mulai dari fashion blogger, fashion editor, model, selebriti dan juga fashionista yang mulai menggunakan hashtag ini dengan menunjukkan gaya khas masing-masing dengan label OOTD.

Lambat laun OOTD mulai merambat dalam sendi kehidupan kebanyakan orang tak terkecuali dunia hobby. Sejak mengenal dunia sepeda, OOTD sepedaan menjadikan kehidupan saya sedikit menjadi ribet. Kenapa? Karena OOTD sepedaan itu printilannya banyak.

Untuk satu kali bersepeda ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Topi, kacamata, helm, baju, celana, kaos kaki, sepatu, jam, pelindung tangan dan lain-lain. Itu baru perlengkapan yang melekat di badan. Belum lagi harus mengurus sepeda: apakah rantainya sudah diberikan pelumas? Apakah tekanan bannya sudah sesuai? Lampunya apakah masih menyala? peralatan apakah lengkap? dan banyak keribetan lainnya.

Rusuh-rusuh untuk sepedaan biasanya akan dimulai pada malam hari sebelum berangkat bersepeda. Beberapa orang bahkan memulainya  sehari sebelumnya. Sebuah hal yang pada akhirnya menjadi semacam ritual. Ritual ini sebenarnya bukan hal yang wajib, yang berarti kalau pun diabaikan tidak akan menimbulkan hal yang signifikan. Secara teknis, iya!. Tapi secara social, tidak! Jangan anggap remeh soal penampilan menggunakan baju sepeda. Seorang temannya teman pernah dikomen begini;

”Kok setiap sepedaan bajunya itu-itu terus ndak pernah diganti. Invest dong buat beli baju”  

Dalam komunitas ada saja orang yang suka memperhatikan penampilan orang lain. Bagus sih sebenarnya. Tapi ada juga beberapa orang yang cukup risih. Baru sampai di titik kumpul sudah diperhatikan dari ujung kaki hingga ujung kepala.

Ujung-ujungnya : “ cieee, yang pake baju baru”.

Ada teman enggan bersepeda jika belum punya baju baru. Minimal jangan difoto kalau sudah pernah menggunakan baju yang sama. Ada. Kalau saya sih, cuek!. Yang penting itu sepedaannya, kumpul-kumpulnya, foto-foto yang diupload di instagramnya. Nah loh! Kan perlu untuk memanjakan mata para followers.

Bicara soal OTTD pria yang bersepeda, warna baju dan celananya harus matching dengan sepeda. Itulah sebabnya bagi sebagian orang, pemilihan warna sepeda adalah hal yang krusial karena akan menentukan padu padan warna outfit yang akan digunakan selanjutnya. Saya termasuk orang yang memilih warna yang paling aman yaitu warna hitam. Pemilihan tersebut sebenannya hanyalah demi alasan kepraktisan saja. Warna hitam lebih nyaman di padu padakan dengan outfit lain. Intinya kalau mau gampang dan tidak ribet. Jawabannya satu saja. Pakai saja warna hitam.

Pilihan warna harus matching, sekali lagi harus matching, bukan soal warnanya karena banyak lelaki pun kadang memakai warna pink ketika berada di atas sepeda. Hal yang sangat jarang ditemui dalam keseharian. Istilah umumnya style OOTD

Jenis sepeda mempengaruhi pilihan OOTD.

Berikut beberapa pilihan OOTD berdasarkan jenis sepedanya:

Outfit of The Day (OOTD) Road Bike
Outfit of The Day (OOTD) Road Bike
Outfit of The Day (OOTD) Sepeda Time Trial
Outfit of The Day (OOTD) Sepeda Time Trial
Outfit of The Day (OOTD) Sepeda Lipat
Outfit of The Day (OOTD) Sepeda Lipat
Outfit of The Day (OOTD) Sepeda MTB
Outfit of The Day (OOTD) Sepeda MTB
Outfit of The Day (OOTD) Sepeda Touring
Outfit of The Day (OOTD) Sepeda Touring

Tips OOTD

Setidaknya ada 10 item yang harus di siapkan sebelum bersepeda. Ada beberapa hal yang sifatnya mandatory atau wajib namun ada pula dianataranya hanyalah merupakan aksesoris.

Helm

Helm memiliki fungsi utama untuk melindungi kepala.Tahu sendirikan kalau jatuh di jalan tak seindah jatuh cinta. Saking pentingnya memakai helm, saya pernah menulis kisah teman saya yang jatuh namun selamat dari benturan karena memakai helm. Padahal beliau jatuh kedalam jurang yang cukup dalam.

Model helm juga bermacam-macam. Untuk jenis sepeda Road Bike dan Time trial maka helm yang di gunakan biasanya adalah yang bentuknya aerodinamis. Beberapa helm juga identik dengan jenis sepeda. Misalnya helm yang berbentuk batok identik dengan sepeda jenis BMX.

Kacamata

Kacamata memiliki fungsi untuk melindungi mata dari silaunya matahari dan debu yang berterbangan di jalan raya. Selain tentu saja untuk meningkatkan derajat kemachoan dan pesona

Topi

Topi sepeda atau biasa disebut cycling caps memiliki sejarah panjang dalam dunia sepeda. Ada aturan-aturan yang cukup ketat dulunya terkait penggunaan cycling caps. Namun seiring berkembangnya trend aturan tersebut sekarang menjadi lebih longgar. Bahkan di cabang olahraga lain pun banyak yang mengadopsi bentuk cycling caps.

Terkait sejarah cycling caps bisa dibaca pada tulisan ini:

Baju

Baju sepeda biasanya menyesuaikan dengan jenis sepeda yang digunakan. Bagi pengguna road bike, baju sepedanya cenderung ketat dan mengikuti lekuk tubuh agar lebih aerodinamis. Untuk triathlon kebanyakan modelnya tanpa lengan dan one piece atau antara baju dan celana menyatu. Untuk pengguna sepeda Mountain Bike cenderung lebih longgar sedangkan untuk pengguna sepeda lipat cenderung lebih casual

Celana

Celana sepeda umumnya ketat dilengkapi dengan ganjalan/bantal yang di sebut padding. Selain nyaman untuk di pakai pada waktu yang lama, celana sepeda terbuat dari bahan yang mudah juga kering dan menyerap keringat. Sedikit tips buat yang menggunakan celana padding, sebaiknya tidak menggunakan celana dalam berbahan kaos karena jika basah akan lama keringnya dan bisa membuat kulit iritasi. Kebanyakan orang termasuk saya kalau menggunakan celana padding tidak pake celana dalam lagi. Kecuali punya celana dalam berbahan lycra dan sejenisnya.

Kaos kaki

Bila menggunakan sepeda triathlon atau time trial (TT) biasanya kaos kaki jarang digunakan karena alasan membiasakan diri untuk menghemat waktu transisi. Lagian sepatu cleat Triathon memang di desain untuk di gunakan tanpa kaos kaki. Sedang untuk jenis sepeda lain kaos kaki tetap digunakan. Biasanya di padu-padankan dengan baju sepeda.

Sepatu

Sepatu sepeda umumnya dilengkapi dengan cleat, atau pengunci pedal. Hal ini membutuhkan pembiasaan dan latihan karena sering kali bagi yang baru menggunakannya lupa kalo pedalnya terkunci.

Pilihan warna biasanya menyesuaikan dengan sepeda atau outfit yang digunakan.

Kesimpulan

Padu- padan memang membantu penampilan, membuat diri lebih fotogenic di depan kamera dan terlihat bagus di media social. Tapi jangan lupa tujuan utamanya adalah bersepeda, bertualang dan menikmati hidup. Jangan karena OOTD atau outfit menjadikan pengalaman seru menjadi terlewatkan.

15 Comments - Add Comment

Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.