Menapaki Jalan Langit

  • Asdar Azis

    Adda merupakan nama panggilan di rumah dan orang-orang terdekat.Lahir dan dibesarkan di Sulawesi Selatan,Kuliah di Kota Makassar dan Bandung,Bekerja berpindah-pindah,saat ini tinggal di Kota Palembang,senang begadang dan minum kopi susu,senang tertawa,dan memiliki cita-cita yang tinggi

Seribu Tiang Seribu kenangan di Tengah kota Jambi

Minggu ini sa mendapatkan tugas yang mendadak di Jambi.Di akhir perjalanan sa menyempatkan diri untuk singgah di sebuah Masjid yang terkenal di kota Jambi.Masjid ini adalah Masjid Agung Al Falah atau yang biasa di sebut sebagai masjid seribu tiang.

Sebenarnya tiang masjid ini bukan seribu namun hanya 256 saja.Di bangun tanpa dinding dan pintu kecuali dinding bagian depan di padukan dengan tiang-tiang yang terbuat dari tembaga dan kuningan serta ukiran-ukiran yang cantik membuat Masjid ini menjadi unik dan menarik.

Photobucket

Menara Masjid Agung Al Falah Membelah langit kota Jambi

Photobucket

Loh pintu sama dindingnya mana ya ????

Photobucket

Tiang Masjid yang terbuat dari kuningan…kayak emas ya..

Photobucket

Tiang dari kuningan dibuat mengelilingi kubah

Photobucket

Lampu Gantung besar di tengah Masjid

Photobucket

Tiang dan dinding depan yang berukir

Photobucket

Ibu-ibu lagi pengajian

Photobucket

Ini neeh Ukiran dan Kaligrafi dari kuningannya

Photobucket

Wow bagus banget ya

2 Responses to “Seribu Tiang Seribu kenangan di Tengah kota Jambi”

  1. yurtdisi egitim Says:

    adalah situs web ini availible di English?

  2. adda Says:

    hello yurtdisi, i m sorry this site in bahasa,u can use google to translate it. just go to http://translate.google.com/ to translate it

Leave a Reply