Masjid Agung Palembang bukti kebesaran sejarah Islam di bumi Sriwijaya

Hari Jumat ini saya berkesempatan untuk sholat jumat di Masjid Agung Palembang.Selain tentu saja untuk beribadah sholat Jumat, Saya memiliki janji dengan seorang kakak kelas yang kebetulan lagi mengunjungi keluarganya di Palembang.

Menurut sejarah,Masjid Agung Palembang di bangun oleh Sultan Mahmud Badarudin I pada tahun 1738.Masjid Agung terdiri dari 2 bangunan utama dengan arsitektur perpaduan antara China,Arab dan Eropa.Bangunan pertama adalah ruang sholat utama merupakan bangunan yang berbentuk persegi empat yang berukuran sekitar 30 x 36 meter persegi.Atap bangunan ini berbentuk limas seperti yang menurut sa adalah khas bangunan palembang yang di lengkapi dengan detail yang berbentuk  seperti tanduk yang mirip dengan atap klenteng.Mimbar dan beberapa fasilitas yang terdapat di dalam bangunan ini terbuat dari kayu dengan ukiran khas palembang.

Bangunan utama kedua juga merupakan temapat untuk sholat dan kegiatan-kegiatan keagamaan lain seperti perpustakaan  mengelilingi bangunan utama seperti hurup U.bangunan ini terdiri dari tiga lantai yang mengingatkan sa dengan arsitektur eropa yaitu bangunan tinggi dengan kaca berwarna-warni.Kusen dari bangunan utama kedua ini juga terbuat dari kayu dengan beberapa ornamen khas ukiran palembang.

Berikut beberapa photo yang sempat sa jepret beberapa waktu lalu dan kemarin :

Photobucket

Masjid Agung di Senja Hari

Photobucket

Maghrib

Photobucket

Sholat

Photobucket

Berdoa

Photobucket

Photobucket

Photobucket

3 Comments - Add Comment

Reply